Apakah atap hijau benar-benar menghemat uang untuk tagihan listrik dan air hujan?

12

Jawaban singkatnya adalah ya. Jawaban panjangnya melibatkan biaya awal yang mahal yang membuat banyak pemilik rumah ragu. Memasang atap hijau jauh lebih mahal daripada atap sirap atau logam standar. Anda membayar untuk sistem kompleks yang dirancang untuk menampung tanah, tanaman, dan air sekaligus menjaga rumah Anda tetap kering dan aman. Bukan sekedar lapisan tanah di dek.

Tapi permainan panjang lebih menyukai atap dengan rumput.

Anggap saja sebagai investasi yang memberikan keuntungan berupa tagihan listrik yang lebih rendah, umur atap yang lebih panjang, dan kerusakan akibat air hujan yang berkurang. Ketika pulau-pulau panas perkotaan semakin panas setiap tahunnya, nilai dari lapisan isolasi tambahan tersebut menjadi semakin jelas.

Bagaimana atap hijau mengurangi biaya pendinginan

Tanaman di atap Anda tidak menghasilkan listrik. Mereka tidak akan memberi daya pada microwave Anda atau mengisi daya ponsel Anda. Namun mereka melakukan hal lain yang penting: menghalangi sinar matahari.

Selama bulan-bulan musim panas, atap standar menyerap panas dan memancarkannya ke loteng Anda. AC Anda harus bekerja lembur untuk melawan panas tersebut. Atap hijau bertindak sebagai isolator alami. Vegetasi dan tanah menyerap sinar UV sebelum mengenai membran atap. Hal ini membuat suhu interior lebih rendah.

Hasilnya adalah pengurangan langsung penggunaan energi pendingin. Anda mungkin tidak melihat penurunan besar dalam satu tagihan, namun dalam satu dekade, penghematannya bertambah.

Mengapa atap hijau bertahan lebih lama dibandingkan atap tradisional

Inilah kejutan yang dirindukan banyak orang. Atap menjadi rusak. Atap standar rusak akibat serangan matahari, angin, hujan, dan perubahan suhu yang terus-menerus. Akhirnya bocor dan perlu diganti.

Atap hijau juga rusak. Namun mereka melakukannya secara perlahan.

Lapisan tanah dan tanaman yang membuat rumah Anda tetap sejuk juga melindungi membran kedap air di bawahnya dari paparan langsung terhadap berbagai elemen. Radiasi UV, yang memecah bahan atap standar, disaring oleh vegetasi. Ini berarti inti atap Anda akan bertahan lebih lama. Anda mungkin tidak perlu mengganti atap hijau sesering yang Anda lakukan pada atap tradisional.

Bagaimana atap hijau menangani limpasan air hujan

Air hujan yang mengalir dari atap standar merupakan sebuah masalah. Mengalir ke selokan, pipa bawah, dan akhirnya ke tanah. Hal ini dapat menyebabkan erosi di sekitar fondasi Anda. Itu bisa menghilangkan lanskap yang mahal. Jika terjadi badai besar, hal ini dapat membanjiri sistem drainase lokal.

Atap hijau menyerap air itu. Tanah dan tanaman bertindak seperti spons raksasa. Beberapa sistem canggih dapat menahan curah hujan hingga 100 persen. Ini berarti lebih sedikit air yang menghantam tanah dengan kuat. Lebih sedikit erosi. Mengurangi beban pada saluran pembuangan kota. Jika Anda tinggal di daerah dengan curah hujan lebat atau banjir bandang, ini merupakan keuntungan besar.

Efek pulau panas perkotaan

Jika Anda tinggal di kota, Anda pasti tahu rasanya. Suhunya 90 derajat di pinggiran kota, tetapi 100 derajat di pusat kota. Inilah efek pulau panas perkotaan (urban heat island effect). Bangunan beton, aspal, dan logam memerangkap panas. Udara semakin panas.

Atap hijau membantu memutus siklus tersebut. Mereka memantulkan lebih sedikit panas dan melepaskan kelembapan melalui transpirasi. Ini mendinginkan udara di sekitarnya. Hal ini membuat lingkungan sekitar menjadi lebih nyaman. Ini adalah cara kecil untuk melawan kenaikan suhu yang disebabkan oleh padatnya pembangunan perkotaan.

Pengurangan kebisingan dan kualitas udara

Ada manfaat lain yang kurang jelas.

Atap hijau meredam suara. Tanah dan tanaman menyerap kebisingan. Jika Anda tinggal di dekat jalan yang ramai, hal ini bisa menjadi terobosan baru. Ini memblokir kebisingan lalu lintas. Itu menjaga suara di dalam rumah Anda agar tidak bocor. Anda dapat memutar musik lebih keras tanpa mengkhawatirkan tetangga Anda.

Mereka juga membersihkan udara. Tumbuhan menghirup karbon dioksida dan melepaskan oksigen. Mereka menyaring polutan dari udara. Anggap saja sebagai sistem pemurnian udara alami. Atapnya juga menyaring air hujan. Polutan yang biasanya mengalir ke saluran air terperangkap di dalam tanah. Hal ini melindungi kualitas air setempat.

Apakah atap hijau tepat untuk Anda?

Biaya awalnya tinggi. Anda perlu menganggarkan anggaran untuk beban ekstra, lapisan kedap air khusus, dan penanaman. Namun jika Anda melihat biaya seumur hidup, angkanya mulai terlihat berbeda.

Anda menghemat pendinginan. Anda menghemat penggantian atap. Anda menghindari kerusakan akibat air hujan. Dan karena semakin banyak kota yang mengadopsi insentif atap hijau, Anda mungkin memenuhi syarat untuk mendapatkan keringanan pajak atau hibah.

Eropa telah menggunakan atap ini selama beberapa dekade. Seluruh dunia sedang mengejar ketinggalan. Teknologi ini bukanlah hal baru. Manfaatnya nyata. Pertanyaannya adalah apakah biaya di muka sepadan dengan keuntungan jangka panjangnya. Bagi banyak orang, jawabannya menjadi jelas ya.