Sepertiga Orang Amerika Dipaksa Memotong Pengeluaran atau Meminjam untuk Layanan Kesehatan

15

Meningkatnya biaya layanan kesehatan mendorong jutaan orang Amerika untuk melakukan pertukaran yang sulit, memaksa mereka mengorbankan kebutuhan dasar atau berhutang hanya untuk mengakses layanan kesehatan. Sebuah survei baru-baru ini mengungkapkan bahwa sekitar 82 juta orang – sekitar sepertiga dari populasi Amerika – telah melakukan penghematan yang signifikan dalam hidup mereka untuk membiayai biaya pengobatan.

Ketegangan Finansial dan Pengorbanan Pribadi

West Health-Gallup Center on Healthcare di Amerika menemukan bahwa 15% orang Amerika terpaksa meminjam uang untuk membayar tagihan medis pada tahun lalu, sementara 11% lainnya tidak makan sama sekali. Situasi ini sangat parah terutama bagi mereka yang tidak memiliki asuransi kesehatan, yang melaporkan bahwa mereka telah melakukan pengorbanan yang jauh lebih drastis.

Ini bukanlah insiden yang terisolasi. Hampir 30% responden menunda liburan, dan lebih dari seperempat (26%) menunda perawatan medis atau operasi yang diperlukan karena masalah biaya. Data tersebut juga menunjukkan bahwa keputusan hidup jangka panjang sedang tertunda: beberapa orang Amerika menunda memiliki anak atau pensiun karena beban keuangan untuk perawatan kesehatan.

Krisis yang Meningkat

Tren ini bukanlah hal baru, namun kini semakin cepat. Jajak pendapat serupa yang dilakukan pada akhir tahun 2024 menunjukkan meningkatnya ketakutan di kalangan masyarakat Amerika mengenai kemampuan mereka untuk membayar layanan kesehatan jika mereka membutuhkannya. Pada saat itu, 11% melaporkan tidak mampu membayar pengobatan atau perawatan yang diperlukan, yang merupakan angka tertinggi dalam empat tahun terakhir.

Presiden Pusat Kebijakan Kesehatan Barat, Tim Lash, mencatat bahwa situasinya “semakin buruk” dan sudah “mempengaruhi orang-orang setiap hari dalam mengambil keputusan.” Hal ini menggarisbawahi konsekuensi nyata dari meningkatnya biaya yang harus ditanggung individu dan keluarga.

Konteks dan Implikasi

Survei tersebut dilakukan antara bulan Juni dan Agustus 2025, yang berarti angka-angka ini mencerminkan tekanan ekonomi terkini terhadap rumah tangga Amerika. Meningkatnya biaya layanan kesehatan didorong oleh faktor-faktor yang saling mempengaruhi dan kompleks: harga obat, inefisiensi administratif, praktik perusahaan asuransi, dan transparansi harga yang terbatas.

Meningkatnya jumlah masyarakat Amerika yang terpaksa memilih antara layanan kesehatan dan kebutuhan dasar menyoroti kegagalan sistemik dalam akses terhadap layanan kesehatan yang terjangkau. Tren ini kemungkinan akan semakin meningkat kecuali ada perubahan kebijakan yang signifikan yang mengatasi akar penyebab meningkatnya biaya.

Temuan ini menggarisbawahi kebutuhan mendesak akan reformasi layanan kesehatan komprehensif yang memprioritaskan keterjangkauan dan aksesibilitas bagi seluruh warga Amerika. Jika kondisi ini terus berlanjut, beban finansial yang dialami individu akan semakin besar, sehingga berpotensi menyebabkan keterlambatan layanan kesehatan dan memburuknya kondisi kesehatan.