Para ilmuwan di CERN sedang mempersiapkan hal bersejarah pertama: mengangkut antimateri di jalan umum. Eksperimen tersebut, yang diberi nama STEP (Symmetry Tests in Experiments with Portable antiprotons), akan melibatkan pemindahan sejumlah kecil antiproton – sekitar 100 partikel – dalam putaran 4 kilometer di kampus CERN melalui truk. Demonstrasi ini merupakan langkah penting menuju pembentukan layanan pengiriman antimateri di masa depan untuk laboratorium di seluruh Eropa.
Tantangan Transportasi Antimateri
Antimateri, lawan materi biasa dengan muatan berlawanan, terkenal sulit untuk ditangani. Ia langsung musnah saat bersentuhan dengan materi, melepaskan energi. Sejak tahun 1920-an, para ilmuwan telah mengetahui keberadaannya, namun memproduksi dan menyimpannya dalam jumlah yang banyak baru dapat dilakukan beberapa dekade kemudian. Deselerator Antimateri CERN saat ini merupakan satu-satunya fasilitas yang mampu memproduksi dan menyimpan antiproton dengan andal.
Kendala utama dalam transportasi bukanlah kuantitas, melainkan gangguan. Eksperimen presisi memerlukan isolasi antimateri dari medan magnet eksternal. Fasilitas CERN berisik karena fluktuasi magnetik, sehingga sulit melakukan pengukuran yang akurat. Memindahkan antimateri ke lokasi yang lebih tenang adalah solusinya.
Merekayasa Perangkap Antimateri Portabel
Proyek STEP telah merancang sistem mandiri untuk mengatasi tantangan ini. Perangkap tersebut, yang berbobot sekitar 850 kilogram, hanya menggunakan 30 liter helium cair untuk mempertahankan magnet superkonduktor pada mendekati nol mutlak. Yang terpenting, sistem ini dirancang untuk dijalankan dengan daya baterai untuk pengujian, yang menunjukkan kemandirian dari infrastruktur fasilitas.
Perangkat ini juga dilengkapi sistem vakum khusus untuk memastikan tidak ada benda asing yang mengkontaminasi sampel antimateri selama pengangkutan. Pada tahun 2024, tim berhasil menguji sistem dengan proton biasa, dan sekarang mereka siap untuk pengujian sesungguhnya dengan antiproton.
Eksperimen dan Implikasinya di Masa Depan
Sekitar 100 antiproton telah diperlambat dan diamankan di dalam perangkap. Pada Selasa pagi, derek akan memuat perangkat tersebut ke truk yang dikemudikan khusus, yang akan menyelesaikan putaran 4 kilometer sebelum kembali ke pabrik antimateri.
Jika berhasil, hal ini dapat membuka pintu pengiriman antimateri ke laboratorium di luar CERN, seperti fasilitas baru di Universitas Heinrich Heine Düsseldorf. Namun, operasi skala penuh kemungkinan akan memakan waktu bertahun-tahun lagi karena peningkatan yang sedang berlangsung pada Large Hadron Collider (diperkirakan selesai pada akhir tahun 2028).
“Tidak ada bahaya dalam pengangkutan antimateri, karena jumlah yang kita angkut sangat kecil,” pemimpin proyek Christian Smorra meyakinkan. “Jika Anda mengangkut 1000 antiproton dan antiproton itu hilang, Anda bahkan tidak akan menyadarinya.”
Eksperimen ini lebih dari sekedar prestasi teknis; ini menandakan dimulainya era baru dalam penelitian antimateri. Kemampuan untuk menggerakkan partikel-partikel yang sulit dipahami ini akan mempercepat penelitian tentang mengapa alam semesta didominasi oleh materi, sehingga berpotensi membuka wawasan mendasar tentang sifat realitas.
