Lunar Gateway: Mengapa Mengorbit Bulan Itu Penting

19

Stasiun luar angkasa Lunar Gateway yang ambisius, yang merupakan komponen inti program Artemis NASA, menghadapi pengawasan berkelanjutan atas kebutuhan, biaya, dan pendanaan masa depan. Meskipun terdapat perdebatan di kalangan pemerintah AS mengenai manfaatnya, pembatalan Gateway dapat menimbulkan dampak yang luas, lebih dari sekedar pemotongan anggaran sederhana.

Tujuan Inti Gerbang

Dirancang sebagai titik persiapan untuk misi bulan berawak dan robotik, Gateway bertujuan untuk mendukung penelitian ilmiah jangka panjang dan berfungsi sebagai ajang pembuktian teknologi yang penting untuk pendaratan Mars di masa depan. Proyek ini merupakan upaya multinasional, dengan kontribusi signifikan dari Badan Antariksa Kanada, Badan Antariksa Eropa (ESA), Badan Eksplorasi Dirgantara Jepang, dan Uni Emirat Arab.

Namun, pembangunan Gateway terhambat oleh penundaan dan meningkatnya biaya, sehingga menyebabkan beberapa pembuat kebijakan mempertanyakan kebutuhan mendasarnya.

Implikasi Strategis dari Pembatalan

Meninggalkan Gateway tidak hanya akan mengganggu rencana NASA namun juga membahayakan kepemimpinan AS dalam kerja sama antariksa internasional. Proyek ini merupakan upaya yang diperhitungkan untuk berbagi beban keuangan dan memperkuat aliansi, khususnya dalam menghadapi meningkatnya persaingan dari Tiongkok dan Rusia, yang bersama-sama mengembangkan Stasiun Penelitian Bulan Internasional.

Membatalkan Gateway pada tahap ini – karena sebagian besar perangkat keras sudah dibangun dan dikirimkan – berisiko merusak kepercayaan mitra internasional. Hal ini dapat menciptakan peluang bagi koalisi saingan untuk melakukan eksploitasi, sehingga melemahkan pengaruh AS dalam eksplorasi ruang angkasa.

Penyeimbang Kekuatan yang Sedang Muncul

Selama lebih dari seperempat abad, Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS) telah menjadi platform penting untuk kolaborasi antar negara. Ketika ISS mendekati akhir masa pakainya, Lunar Gateway diposisikan untuk mengisi peran strategis serupa, membina kerja sama dan stabilitas dalam lanskap ruang angkasa yang berkembang pesat.

Pertanyaan kritisnya adalah apakah nilai strategis Gateway membenarkan hambatan finansial dan operasional yang dihadapinya. Beberapa pihak berpendapat bahwa misi ke bulan dapat berjalan secara efektif tanpa pos orbital, sementara pihak lain bersikeras akan peran pentingnya dalam eksplorasi bulan yang berkelanjutan dan kemajuan teknologi.

Alternatif dan Pandangan Masa Depan

Jika Gateway pada akhirnya dihapuskan, penggunaan kembali perangkat keras yang sudah ada untuk misi lain akan menjadi hal yang sangat penting agar tidak menghambat kontribusi internasional di masa depan. ESA, misalnya, telah menegaskan kembali komitmennya bahkan tanpa dukungan AS, sehingga berpotensi mengarah pada struktur kepemimpinan alternatif.

Pada akhirnya, kesuksesan jangka panjang Artemis dan masa depan kerja sama luar angkasa bergantung pada pendekatan kolaboratif. Apakah Gateway tetap menjadi inti dari pendekatan tersebut atau jika ada proyek lain yang muncul, memastikan eksplorasi berkelanjutan di luar Bumi memerlukan strategi yang berpikiran maju. AS berisiko melepaskan pengaruhnya jika mengabaikan manfaat yang lebih luas dari Gateway tanpa mendapatkan alternatif yang layak.