Demokrat Menuntut Penyelidikan Etika terhadap Kesepakatan Tambang Lithium Pejabat Dalam Negeri

16

Partai Demokrat di DPR telah secara resmi meminta penyelidikan terhadap potensi konflik kepentingan yang melibatkan pejabat tinggi Departemen Dalam Negeri, Karen Budd-Falen. Penyelidikan berpusat pada transaksi senilai $3,5 juta antara suaminya dan pengembang tambang litium yang diusulkan, sementara dia memegang posisi penting di badan tersebut.

Tuduhan

Perwakilan Jared Huffman dan Maxine Dexter menuduh Nona Budd-Falen menyembunyikan pengungkapan keuangan penting dari Kongres. Catatan menunjukkan bahwa pada November 2019, saat menjabat sebagai wakil pengacara yang bertanggung jawab atas satwa liar di Dalam Negeri, dia bertemu dengan para eksekutif Lithium Nevada Corporation saat mereka meminta izin untuk tambang Thacker Pass senilai $2,2 miliar.

Sebelum pertemuan ini, pada tahun 2018, suami Nona Budd-Falen, Frank Falen, menjual hak atas air dari peternakan mereka di Nevada ke Lithium Nevada (anak perusahaan Lithium Americas) seharga $3,5 juta. Yang terpenting, sebagian besar pembayaran ini bergantung pada persetujuan izin tambang – sebuah keputusan yang berada di bawah wewenang Departemen Dalam Negeri tempat Nona Budd-Falen bekerja.

Pengungkapan Hilang

Laporan dari The New York Times dan Domain Publik mengungkapkan bahwa Nona Budd-Falen tidak mengungkapkan pengaturan keuangan ini dalam salah satu dari empat pengajuan etika federal yang dia ajukan selama masa jabatannya di Dalam Negeri dari 2018 hingga 2021. Dia kembali ke agensi tersebut pada tahun 2023 sebagai wakil sekretaris asosiasi.

Mengapa Ini Penting

Situasi ini menimbulkan pertanyaan serius mengenai transparansi dan potensi pengaruh yang tidak semestinya dalam proses perizinan federal. Litium merupakan komponen penting dalam baterai kendaraan listrik, dan tambang Thacker Pass dipandang sebagai sumber utama dalam negeri. Kontroversi ini menggarisbawahi meningkatnya pengawasan terhadap hubungan keuangan antara pejabat pemerintah dan industri yang mencari persetujuan peraturan.

Departemen Dalam Negeri belum menanggapi permintaan komentar. Penjabat inspektur jenderal, Caryl Brzymialkiewicz, telah menerima surat resmi dari anggota parlemen yang menuntut penyelidikan penuh.

Kasus ini menyoroti meningkatnya kebutuhan akan pengawasan etika yang ketat di sektor energi ramah lingkungan yang berkembang pesat, dimana keputusan pemerintah dapat mempunyai implikasi finansial yang besar baik bagi pelaku industri maupun pemangku kepentingan publik.