Album Debut Whitney Houston tahun 1985 Masih Mendominasi Sejarah Pop

13

Whitney Houston tidak hanya memasuki dunia musik. Dia meledakkannya.

Sebelum menjadi berita utama yang tragis dan perjuangan di tahun-tahun berikutnya, ada suara yang terdengar. Murni, halus, tidak dapat disangkal. Dia menjadi salah satu pemain musik terlaris pada tahun 1980an dan 1990an, penyanyi dan aktris pemenang Grammy Award yang mendefinisikan kembali seperti apa rupa bintang pop. Tapi semuanya dimulai dengan satu rekor. Setahun.

Whitney Houston.

Dirilis pada tahun 1985, debut self-title-nya bukan hanya awal yang baik. Itu adalah pengaturan ulang budaya. Berapa banyak artis yang memulai karir mereka dengan tiga single nomor satu di Amerika Serikat? Kebanyakan bahkan tidak mendapatkannya.

Album ini menghasilkan tiga pemuncak tangga lagu yang menentukan suatu era.

  • “Greatest Love of All” menjadi lagu khasnya. Anda tahu yang itu. Lagu kebangsaan.
  • “Saving All My Love for You” memamerkan kendali itu, nafas yang tidak bisa diatasi oleh para kritikus.
  • “How Will I Know” membawakan energi, lantai dansa, kegembiraan dalam memukul setiap nada.

Orang sering bertanya mengapa debutnya begitu sempurna. Itu bukanlah sebuah keberuntungan. Itu adalah presisi. Produksinya bersih. Vokalnya sangat bagus. Dia tidak membutuhkan trik. Dia hanya perlu bernyanyi.

Lagu manakah yang paling bergema saat ini? Mungkin ”Cinta Terbesar dari Semuanya”. Itu yang diputar saat wisuda, pemakaman, dan saat-saat tenang. Ini adalah lagu yang bertahan lebih lama dari lagu lainnya, berdiri sebagai monumen jangkauannya.

Tahun 80an penuh dengan suara. Suara Whitney yang paling keras. Dan setelah tahun 1985, tidak ada lagi yang terdengar sama.